Mengenal Virtual Private Network (VPN) Lebih Dekat

Posted on

Mengenal Virtual Private Network

Mengenal Virtual Private Network (VPN) Lebih Dekat. | Saat ini Memiliki jaringan Komputer adalah sebuah keharusan dalam menjalani bisnis modern yang luas.

Perlu sebuah perencanaan yang matang untuk membuat jaringan computer yang baik. salah satu solusi untuk merancang jaringan komputer ini adalah dengan menggunakan VPN.

Virtual Private Network (VPN) adalah merupakan sebuah koneksi antara satu jaringan dengan jaringan yang lain secara pribadi dengan menggunakan media internet. Jaringan ini merupakan jaringan yang bersifat pribadi sehingga hanya orang-orang tertentu yang dapat mengakses. Saat ini VPN biasa digunakan oleh perusahaan atau kelompok yang membutuhkan sebuah jaringan yang tidak dapat di akses oleh pihak luar.

Baca Juga | Apakah Cloud Computing (Komputasi Awan) Itu ?

Jaringan ini memberikan koneksi yang aman karena jaringan ini hanya terbatas pada ruang yang telah ditentukan. Sehingga hal ini membuat komputer berada dalam jaringan LAN.

Data-data yang di kirimkan melalui VPN akan terenkripsi sehingga data tersebut menjadi aman. Kerahasiaan data-data tersebut akan tetap aman walau dikirim melalui jaringan internet publik.

VPN akan melakukan verifikasi dan validasi terhadap semua data yang diterima. Sehingga ini membuat data-data tersebut aman dan berasal dari sumber-sumber yang dapat dipercaya.

Selain itu VPN juga memiliki kemampuan untuk menjaga keutuhan data tersebut didalam proses pengiriman. Sehingga data tersebut tetap aman dan tidak di manipulasi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

pada saat penerapannya VPN dapat dibagi menjadi dua

1. Remote Access VPN atau Virtual Private Dial-up Network (VPDN) adalah sebuah koneksi yang menghubungkan user dengan Server. Biasanya VPDN dipakai digunakan oleh karyawan yang mobile untuk mengakses kedalam server ketika dia berada diluar kantor.

2. Site to Site VPN adalah sebuah koneksi yang digunakan untuk menghubungkan area-area yang sudah tetap. Biasanya Site To Site VPN di gunakan untuk menghubungkan kantor-kantor dalam satu perusahaan ke dalam jaringan VPN dan letaknya berjauhan.

Virtual Private Network (VPN) mendukung banyak protocol jaringan seperti L2TP, PPTP dan Internet Protocol Security (IPsec). Semua protocol ini akan membantu kerja VPN untuk melakukan verifikasi.

Protocol Virtual Private Network (VPN)

Berikut penjelasan mengenai beberapa Protokol VPN tersebut
L2TP ( Layer 2 Tunelling Protocol) adalah tunneling protocol yang menggabungkan dua tunneling protocol yaitu L2F (layer 2 Forwarding) dan Cisco dan PPTP Milik Microsoft. Biasanya protocol ini digunakan untuk membuat VPDN.

PPTP (Point To Point Tunneling Protocol) adalah protokol jaringan yang dapat memungkinkan pengamanan transfer data dari Remote Client ke server perusahaan dengan membuat VPN melalui TCP atau IP. PPTP merupakan pengembangan Remote Access.

IPsec merupakan tunneling protocol yang bekerja pada layer 3. Fungsi dari IPSec adalah sebagai penjaga kamanan dari VPN tersebut.

IPSec merupakan layanan securitas pada IP layer dengan untuk memilih protocol keamanan yang diperlukan. IPsec menggunakan metode pengamanam yang biasa di sebut Internet Key Exchange (IKE).

Sumber | Wikipedia

Mengenal Virtual Private Network
Mengenal Virtual Private Network

VPN adalah koneksi yang dapat di akses oleh orang tertentu namun menggunakan jaringan publik. VPN akan membuat sebuah ruang terbatas.

Kemudian VPN akan membuat Tunneling / terowongan virtual pada jaringan publik untuk menghubungkan antara client dengan server. Data-data yang akan melewati tunneling tersebut akan terenkripsi / terbungkus sehingga keamanan tetap akan terjaga walau berada pada jaringan publik.

Baca Juga | Mengenal Phishing Dan Cara Mengantisipasinya

Manfaat dari Virtual Private Network (VPN)

1. Dengan menggunakan VPN kita dapat menggunakan Komputer Server dari mana saja. Tentunya dengan ketersediaan jaringan internet.

2. Dengan membatasi ruang pada jaringan tentunya hal ini membuat akses kedalam jaringan VPN ini hanya bisa diakses oleh orang-orang tertentu. Dan ini akan membuat data-data yang ada dapat di verifikasi dan lebih aman dari gangguan luar.

3. VPN dapat dijadikan sebuah alternatif yang murah untuk menghubungkan jaringan lokal dengan server karena memanfaatkan jaringan internet. Tentunya membuat mobilitas dari anggota perusahaan atau organisasi menjadi tinggi.

Kekurangan Virtual Private Network (VPN)

1. Jaringan VPN sangat tergantung dengan jaringan internet. Kesulitan akan timbul ketika kita berada pada suatu tempat yang jaringan internetnya lambat atau tidak memiliki jaringan internet. Tentunya ini menjadi sebuah kendala karena kita tidak bisa terhubung dengan computer server.

2. Dengan meletakkan data yang penting pada akses internet tentunya ini membuat tingkat keamanaan berkurang. walau data-data tersebut dapat diakses oleh orang-orang tertentu namun ini membuka sebuah celah keamanan. Karena data-data tersebut dapat diakses melalui internet, maka kemungkinan data itu dapat di curi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Sehingga hal ini harus menjadi sebuah pertimbangan yang matang.

Kesimpulan

Virtual Private Network (VPN) merupakan sebuah teknologi yang bisa dijadikan sebuah alternatif yang aman dan murah untuk kita membuat sebuah jaringan komputer untuk bisnis modern. Namun perlu perancangan sistem aturan yang matang sehingga pengaplikasian VPN dapat maksimal

Sebenarnya masih banyak hal yang belum dijelaskan dalam artikel ini mengenai Virtual Private Network (VPN). namun saya berharap dengan penjelasan singkat ini kita mengetahui gambaran umum sehingga kita dapat Mengenal Virtual Private Network (VPN).

Powered by WP Review

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *